Damkarmat Banyuwangi Tangani Pohon Tumbang di Jalan Jember, Akses Jalan Kembali Normal Setelah Dini

$rows[judul]

Banyuwangi, PESAN-Trend.CO.ID – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banyuwangi kembali menunjukkan kesiapsiagaan dan kecepatan tanggap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sabtu dini hari, 1 November 2025, tim Damkarmat bergerak cepat mengevakuasi pohon tumbang yang melintang di Jalan Jember, wilayah Desa Pakistaji, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.

Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Widi Hartono (31), warga Banyuwangi, pada pukul 01.50 WIB melalui call center Damkarmat. Ia melaporkan adanya pohon besar yang tumbang di dekat jembatan Tambong hingga menutupi sebagian besar badan jalan dan menghambat arus lalu lintas kendaraan yang melintas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu Brama 2 segera bergerak ke lokasi pada pukul 02.11 WIB setelah melakukan persiapan peralatan yang diperlukan seperti gergaji mesin, parang, senter, sarung tangan, dan mobil rescue. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemotongan dan pembersihan batang serta ranting pohon yang melintang di jalan.

Baca Juga :

Proses penanganan berlangsung selama kurang lebih satu jam. Tepat pada pukul 03.35 WIB, seluruh material pohon berhasil ditepikan sehingga kondisi jalan kembali aman dan dapat dilalui kendaraan dengan lancar.

“Tim kami langsung turun ke lokasi begitu laporan diterima. Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan berarti akibat peristiwa ini. Yang utama adalah memastikan jalur lalu lintas kembali normal,” ungkap salah satu petugas di lapangan.

Kepala Dinas Damkarmat Banyuwangi mengapresiasi kerja cepat regu yang bertugas. Ia menegaskan bahwa seluruh personel Damkarmat akan terus siaga 24 jam untuk melayani masyarakat dalam kondisi darurat, baik kebakaran maupun non-kebakaran.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang sering menyebabkan pohon tumbang, terutama pada malam hingga dini hari. Dengan sinergi antara warga dan petugas, berbagai potensi bahaya di lingkungan dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat.