Santri Jadi Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Umat dan Lingkungan
MADIUN – Peringatan Hari Santri Tahun 2026 yang bertempat di Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyah Kota Madiun menekankan kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan NU. Acara dihadiri Forkopimda, tokoh agama, dan ratusan santri.
Ketua PCNU Kota Madiun KH Agus Musoffa Izzudin (Gus Shofa) menyampaikan hubungan pesantren dan NU tak terpisahkan. Ia berpesan agar santri menjadi pribadi yang _anfa'uhum linnas_, bermanfaat bukan hanya bagi manusia tapi juga bagi alam semesta.
_"Santri pulang tidak cuma bermanfaat kepada sesama manusia, tetapi bermanfaat kepada semua alam semesta. Karena manusia diciptakan untuk menjaga bumi ini,"_ ujarnya.
Baca Juga :Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengapresiasi peran warga NU yang mayoritas di Kota Madiun. Pemkot berkomitmen menggandeng NU untuk pembangunan dari bawah, dari lingkungan RT, bersinergi dengan Lazisnu dan Baznas.
_"90 persen warga Kota Madiun ini NU, dan insya Allah mereka yang akan bantu pemerintah mewujudkan masyarakat sesuai harapan,"_ Pungkasnya.
Dengan tema *"Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas"*, peringatan ini diharapkan memicu semangat santri untuk aktif membangun daerah serta menjaga keharmonisan sosial dan lingkungan.