Inovasi Pengelolaan Sampah: Desa Mejayan Resmikan Teknologi Oksinerator Suhu Tinggi
Madiun Pemerintah Desa Mejayan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, membuat langkah inovatif dalam mengatasi permasalahan darurat sampah dengan meresmikan pengoperasian teknologi Oksinerator di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) 3R Desa Mejayan. Peresmian ini merupakan bentuk sinergi lintas daerah serta kolaborasi antara pemerintah, investor, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Baca Juga :Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menjelaskan bahwa alat oksinerator ini bekerja dengan memanfaatkan pembakaran bersuhu sangat tinggi, yakni di atas 1.000 derajat Celsius. Suhu tinggi tersebut dihasilkan dari proses pemecahan senyawa air (H_2O) yang disiramkan ke dalam sistem pembakaran bersama udara bebas.
"Dengan suhu di atas 1.000 derajat Celsius, oksinerator ini memiliki beberapa keuntungan luar biasa, di antaranya mampu memecah senyawa beracun seperti dioksin dan furan pada suhu di atas 850 derajat Celsius," ujar dr. Purnomo Hadi.
Selain aman bagi lingkungan dan masyarakat sekitar dari segi senyawa beracun, teknologi ini juga memiliki efisiensi sisa pembakaran (residu) yang sangat tinggi. Sampah diklaim mampu dibakar hingga tersisa 5 persen saja. Residu yang tersisa berwujud abu halus dengan volume yang jauh lebih kecil, sehingga lebih mudah dikelola. Ke depannya, panas tinggi yang dihasilkan dari alat ini juga berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber penggerak turbin guna menghasilkan listrik.
Sementara itu, Kepala Desa Mejayan, Gunawan Wibisono, ST,

menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Madiun serta seluruh pihak yang mendampingi inisiatif ini. Ia menegaskan bahwa pembangunan oksinerator ini adalah wujud nyata komitmen Desa Mejayan dalam mewujudkan visi Madiun Bersaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera) serta menuju Madiun bebas sampah.
Pengelolaan Profesional: Pihak Pemerintah Desa Mejayan berkomitmen penuh untuk mengelola dan merawat alat oksinerator ini secara profesional bersama BUMDes Makmur Sejahtera.
Pusat Edukasi: TPS 3R Desa Mejayan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pemusnah sampah tuntas tanpa penumpukan (sistem one day, one service), tetapi juga akan dijadikan pusat edukasi dan proyek percontohan (pilot project) penanganan sampah bagi daerah lain di Kabupaten Madiun.
Melalui sinergi yang kuat antara Pemkab Madiun, BUMDes, investor (PT Sugih Sukses Abadi), serta dukungan Forkopimcam Mejayan, inovasi ini diharapkan mampu memberikan solusi permanen terhadap persoalan sampah sekaligus mendongkrak perekonomian warga Desa Mejayan.