Masuk Pembangunan Prioritas, Jembatan Sungai Lembu Banyuwangi Segera Dilelang
Banyuwangi, PESAN-Trend.co.id - Harapan warga Kecamatan Pesanggaran untuk kembali memiliki akses penghubung yang aman dan permanen segera terwujud. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan pembangunan Jembatan Sungai Lembu kini memasuki fase penting, setelah proses peninjauan dokumen perencanaan dinyatakan selesai. Tahap berikutnya, proyek tersebut akan segera masuk proses lelang pada pekan ini atau paling lambat pekan depan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (DPU CKPP) Banyuwangi, Cahyanto, menyampaikan bahwa seluruh dokumen teknis telah melalui tahapan review sebagaimana prosedur proyek strategis daerah.
“Kami usahakan pekan ini, maksimal pekan depan sudah masuk proses lelang. Proses review sudah selesai,” ujar Cahyanto, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga :Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas lamanya proses yang harus ditempuh. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan jalur vital yang sangat dibutuhkan warga dalam aktivitas ekonomi maupun mobilitas harian.
“Kami juga memohon maaf kepada warga atas prosesnya yang panjang dan mohon masyarakat untuk sedikit lebih bersabar. Kami sangat memahami betapa pentingnya jembatan ini bagi aksesibilitas warga,” tambahnya.
Jembatan permanen yang akan dibangun nantinya memiliki spesifikasi lebar sekitar 6 meter dengan bentang kurang lebih 14 meter. Konstruksi dirancang menggunakan pondasi tiang pancang serta abutment berbahan beton guna memastikan kekuatan struktur menghadapi potensi banjir di masa mendatang.
Cahyanto menjelaskan, pembangunan Jembatan Sungai Lembu masuk dalam daftar Proyek Strategis Daerah (PSD) sehingga wajib melewati audit Inspektorat. Review dilakukan untuk memastikan perencanaan pekerjaan, RAB, hingga manfaat proyek benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
“Reviewnya terkait perencanaan pekerjaan, RAB, hingga kemanfaatannya. Apalagi sekarang BBM juga naik, jadi perlu direview pula apakah RAB nya sesuai atau tidak dengan kondisi saat ini,” jelasnya.
Setelah review selesai, dokumen hasil pemeriksaan akan segera diserahkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk memulai proses tender. Jika seluruh tahapan berjalan tanpa kendala, pemenang tender diperkirakan dapat ditetapkan dalam waktu dua pekan ke depan.
“Jika semua berjalan lancar dan tidak ada hambatan pada evaluasi dokumen, pemenang tender diperkirakan sudah bisa ditetapkan dalam waktu sekitar dua pekan ke depan,” ungkap Cahyanto.
Ia menambahkan, seluruh proses pengadaan dilakukan secara ketat dengan mengacu pada aturan yang berlaku, termasuk rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), guna menjamin transparansi serta kualitas hasil pembangunan.
Diketahui sebelumnya, Jembatan Sungai Lembu mengalami ambles akibat banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 15 Juli 2025. Untuk menjaga aktivitas warga tetap berjalan, Pemkab Banyuwangi langsung membangun jembatan darurat.
Jembatan darurat roda dua rampung pada 18 Juli 2025, disusul pembangunan jembatan baja sistem knock down untuk kendaraan roda empat, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen yang kini segera direalisasikan.